You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Masyarakat Pinggir Kali Diminta Waspada Banjir
photo Izzudin - Beritajakarta.id

Masyarakat Pinggir Kali Diminta Waspada Banjir

Kantor Penanggulangan Bencana Kota Jakarta Selatan mengingatkan warga di bantaran kali untuk mewaspadai banjir kiriman dari Bogor dan Depok.

Sekarang sudah mulai memasuki musim hujan, masyarakat yang dibantaran kali harus waspada banjir kiriman

Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Kota Jakarta Selatan, Danang Susanto mengatakan, banji rkiriman perlu diwaspadai karena Jakarta Selatan dilintasi enam kali besar. 

"Sekarang sudah mulai memasuki musim hujan, masyarakat yang dibantaran kali harus waspada banjir kiriman," kata Danang, Selasa (8/12). 

Debit Air di Kyai Tapa Masih Normal

Danang menyebutkan, beberap wilayah yang rawan terdampak banjir kiriman antara lain, Kali Krukut yang melewati Kemang dan Jagakarsa, Petogogan, Kampung Pulo, Kali Pesanggrahan yang melewati Cipulir, Ulujami dan Bintaro. Kali grogol melewati Kebayoran Lama. Kali Sekretaris dan Kali Mampang.  

"Karena memang daerah itu cekungan jadi perlu diwaspadai," ucap Danang. 

Dikatakan Danang, pihaknya sudah membentuk kader relawan siaga banjir yang bertugas melaporkan dan memberikan pertolongan pertama bagi korban banjir. Untuk pertolongan genangan pihaknya akan berkoordinasi dengan Sudin Tata Air dan armada Pemadam kebakaran untuk menyedot genangan.

"Kalau kader relawan siaga banjir sudah terbentuk semua di wilayah yang rawan banjir," tandas Danang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1179 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati